Sabtu, September 18, 2010

Alhamdulillah bisa ngeBlog lagi

Hehehe… Malu sendiri lihat blog ini sudah lebih setahun gak ada yang ditulis. Abis keasyikan dengan Facebook, sampe lupa menulis di blog ini.

Facebook memang lebih simple, apa yang terlintas di pikiran bisa langsung di ketik dan langsung bisa dipublikasikan, apalagi bisa lewat HP. Lalu dilihat orang dan berdatanganlah komentar. Berbalas komentar, saling mengejek, menyanjung, dst..

Apalagi kemaren sempat lupa nama login dan password blog ini lagi, tambah parah deh…..
hari Minggu kemaren, pas buka-buka buku catatan, eh…
Alhamdulilah dulu pernah catat login dan password blog ini. Syukurlah…
Dah ketemu password nya… Mudah-mudahan nanti gak malas nulis lagi buat ngisi ini blog…. Hehehehehe…………
Selengkapnya...

Read more...

Sabtu, Februari 21, 2009

Ular Raksasa Hebohkan Kalimantan



INILAH.COM, Jakarta – Sebuah foto ular raksasa yang sedang berenang di sungai menghebohkan Kalimantan. Penduduk setempat menyebut ular itu sebagai Nabau. Ular ini sebelumnya dianggap sebagai mitos dan kini muncul kembali.


Foto diambil oleh anggota SAR yang memonitor banjir di wilayah itu dengan helikopter. Kemunculan foto itu menimbulkan debat panjang apakah asli atau tidak.
Koran berpengaruh New Straits Times Kuala Lumpur ,meminta pembacanya untuk menyimpulkan sendiri.
Penduduk yang mengaku pernah melihat ular itu memberi nama Nabau. Nama itu berdasarkan nama binatang laut yang bisa mengubah dirinya menjadi binatang berbeda.
Orang yang mengamati foto itu terpecah menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengatakan riak yang disebabkan ular bentuknya berbeda. Sementara yang lain menyebut riak itu berasal dari perahu.
Sebagain besar yakin, foto itu dimanipulasi dengan program komputer. Sedangkan yang lain mengatakan warna sungai Baleh berbeda dengan yang ada di foto.
Tapi penduduk setempat bersikukuh ular itu memang ada. Buktinya berupa foto lain yang diambil di tempat berbeda.
Awal bulan lalu, ilmuwan menemukan fosil ular pembunuh yang ukurannya lebih panjang dari bus. Ular ini mampu menelan seekor sapi.[ito]
Sumber : inilah.com

Jangan - jangan banyak ular lagi yang sering berkeliaran hingga ke Kalimantan Selatan..... Hii seremmmm
Selengkapnya...

Read more...

Rabu, Januari 28, 2009



Katanya sih baru mau online.... Tapi kelihatannya sudah mulai coba - coba tuh online tuh klik disini
"SELAMAT DAN SALUT BUAT DUTA TV"
Sebagai media televisi lokal pertama di kalimantan yang aktif di dunia maya.... Selengkapnya...

Read more...

Jumat, Januari 02, 2009

MUHAMMAD FAKHRI MUBARAK



Hari itu hari selasa, tepat 41 minggu usia kehamilan, akhirnya istriku melahirkan putra pertama kami dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari selasa tanggal 11 November 2008 pukul 07.45 WITA di Rumah Bidan kawasan Landasan Ulin Banjarbaru.

Alhamdulillah… tidak henti - hentinya kami ucapkan syukur yang tak terkira hanya kami panjatkan kepada Allah Yang Maha Kuasa, Istriku telah melahirkan bayi berjenis kelamin laki - laki, Berat Bayi Lahir 3100 gram, Panjang Bayi 41 cm.
Putraku ini kami beri nama MUHAMMAD FAKHRI MUBARAK, berarti Pewaris akhlak Nabi Muhammad yang diberi kemuliaan dan berkah. Mudah - mudahan arti nama yang kami berikan menjadi doa yang dikabulkan Allah Swt.
Kuberdoa buat putraku ini, semoga Allah senantiasa memberkahi dirimu, menjadikanmu putra yang shaleh dan selalu sehat wal’afiat, taat pada Allah, Rasul-Nya, dan orangtua, putra yang senantiasa membawa rizqi bagi kedua orangtuamu, membawa manfaat bagi agama, dunia, dan akhiratmu, dijauhkan dari segala kejahatan dunia dan akhirat, selalu haus menuntut ilmu yang akan membawa manfaat bagi diri dan umat, dan dapat membawa kedua orangtuanya ke syurga Allah yang penuh rahmat dan abadi. Amien... Ya Rabbal Alamin...
Selengkapnya...

Read more...

Sabtu, Oktober 18, 2008

Budaya Disiplin Dan Tertib


Rambu lalu lintas adalah salah satu alat perlengkapan jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat atau perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan. Namun apakah pejabat pemerintah kebal hukum berlalulintas khususnya rambu - rambu.
Konon katanya negara ini dibangun atas pundi - pundi hukum, setiap orang harus taat dan patuh dengan hukum dan undang - undang yang berlaku. Dan juga katanya di era reformasi ini tidak ada seorang pun yang berstatus kebal hukum.


Tingginya kematian di jalanan juga menandakan busuknya disiplin sosial dan penegakan hukum. Kebiasaan melanggar marka maupun rambu-rambu lalu lintas haruslah segera dihentikan. Caranya jelas dan tegas, yaitu dengan tegaknya hukum. Menurut data kepolisian, kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada 2007 mencapai 16.548 jiwa. Artinya, setiap hari sedikitnya 45 orang Indonesia tewas sia-sia di jalan raya. Padahal, pada 2003, korban tewas baru 9.856 jiwa atau 24 orang setiap hari.
Gambar ini diambil pada saat, operasi mendadak oleh salah satu pejabat tinggi di kantor pemerintah kota Banjarmasin, bersama - sama Badan Kepegawaian Daerah, terkait disiplin absensi Pegawai Negeri Sipil di hari pertama masuk kerja setelah libur ramadhan lalu.
Entah karena saking semangatnya pejabat itu melakukan operasio mendadak, sehingga tidak memperhatikan mobil dinasnya parkir di kawasan rambu larangan parkir. Hal ini memang sepele namun cukup menggambarkan budaya disiplin dan tertiban.
Padahal, sewaktu di taman kanak - kanak (sejak jaman pra sejarah). Julax ingat bu guru mengajarkan kalau ada dipajang rambu lalulintas tertulis hurup P dicentang itu artinya larangan parkir di kawasan itu dan jika tidak bisa menghafal rambu lalulintas pulang sekolah pasti paling akhir.
Entah karena pejabat itu dulu tidak pernah masuk sekolah taman kanak - kanak, atau tidak melihat tanda larangan itu atau juga setiap pejabat memang kebal hukum khususnya menyangkut disiplin dan tertib berlalulintas.
Padahal seorang pejabat di pemerintahan minimal mampu menjadi contoh dalam budaya disiplin dan tertib tidak hanya berlalulintas, dimulai dari hal yang kecil.
Selengkapnya...

Read more...

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP